Cara Menghindari Kebingunan oleh Pilihan Teknologi pada Masa Pandemi

Oleh : Ahmad Jaki, S.Kom (Guru TKJ)
Sejak berpindah ke pembelajaran jarak jauh pada Maret 2020, para pendidik telah mencoba berbagai metode dan alat pembelajaran digital. Meskipun memiliki begitu banyak pilihan, namun kadang-kadang bisa membingungkan. Peserta didik membutuhkan pemilihan alat pembelajaran digital yang memungkinkan mereka mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan literasi digital untuk keberhasilan dalam belajar.
Namun, kita harus berhati-hati agar tidak membingungkan peserta didik dengan banyaknya teknologi digital yang digunakan di kelas kita. Dengan begitu banyak pilihan, kita kehilangan waktu mengajar dan kesempatan belajar bahkan menjadi sulit dilakukan. Jadi bagaimana kita dapat memberikan lebih banyak kesempatan belajar bagi peserta didik dengan menyederhanakan pilihan teknologi pembelajaran?
Manfaatkan ruang dengan baik
Semua peserta didik harus memiliki akses ke perangkat dan sumber daya digital. Kita ingin peserta didik dapat memanfaatkan banyak kemungkinan yang ditawarkan oleh teknologi. Ketika pendidik meminta peserta didik untuk membuat presentasi multimedia atau berpartisipasi dalam pelajaran interaktif atau pembelajaran berbasis permainan, peserta didik diharuskan membuat akun atau menggunakan username dan password.
Kita juga ingin membantu peserta didik belajar lebih aktif, tetapi kita perlu mengetahui berapa banyak aplikasi berbeda yang mereka harus akses dan berapa banyak kata sandi atau akun yang mungkin mereka perlukan. Untuk mengatasi hal tersebu, kita harus memanfaatkan platform seperti Canvas, Google Classroom, Microsoft Teams, atau Schoology. Melalui ruang-ruang ini, kita dapat membantu peserta didik mengembangkan kolaborasi, komunikasi, kreativitas, pemikiran kritis, dan keterampilan memecahkan masalah. Untuk memutuskan platform dan alat mana yang terbaik, sebaiknya pertimbangkan pertanyaan berikut:
• Bagaimana kita memanfaatkan alat yang kita gunakan untuk mengubah pembelajaran peserta didik?
• Bagaimana membangkitkan rasa ingin tahu dan meningkatkan kreativitas peserta didik?
• Bagaimana kita mendorong perkembangan keterampilan sosial dan emosional yang penting?
Pertimbangkan untuk mencari platform yang terintegrasi atau platform Learning Management System (LMS) yang sudah digunakan di sekolah. Saat kita dapat menyederhanakan alur pembelajaran dengan menyediakan fitur yang lengkap bagi peserta didik dalam satu ruang digital, hal ini akan menghemat banyak waktu bagi pendidik dan menjadikan semua kegiatan pembelajaran terpusat serta mudah diakses.
PLATFORM PEMBELAJARAN DIGITAL
Keputusan tentang platform mana yang akan digunakan biasanya dibuat oleh administrator atau tim IT di Sekolah. Mereka harus berfokus pada penciptaan ruang di mana peserta didik, pendidik, dan orang tua dapat menjelajahinya. Beberapa alat pembelajaran dapat disediakan oleh satu platform pembelajaran, seperti Learning Management System (LMS), alih-alih memaksa pengguna harus mengunjungi berbagai situs web yang berbeda.
Pertama, pilih platform terpadu dan tinjau kelengkapannya untuk memastikan pengajar dan peserta didik memiliki akses ke fitur-fitur pembelajaran di platform tersebut. Untuk yang mencari solusi tanpa biaya, Google Classroom atau Schoolology dapat menjadi pilihan, karena dapat digunakan secara gratis. Berikut adalah empat pilihan platform terpadu dengan fitur yang cukup lengkap, yang memungkinkan pendidik memberi peserta didik lebih banyak pilihan untuk belajar dalam satu platform. Baik di tingkat SD, SMP maupun SMA/SMK, platform ini dapat dengan mudah digunakan oleh semua peserta didik.
Google Classrom:
Karena Google Classroom sangat mudah digunakan, maka dapat digunakan oleh banyak pendidik secara mandiri tanpa butuh banyak waktu untuk penyesuaian. Pendidik dapat menggunakan alat interaktif seperti Nearpod, alat presentasi interaktif dan multimedia untuk membuat pelajaran yang dapat menyertakan konten seperti objek 3D, perjalanan virtual dan video, atau berfungsi sebagai papan kolaborasi, korespondensi berpasangan, survei, dan kuis. Nearpod memiliki banyak sekali materi pelajaran, dan video siap pakai. Dan juga, cobalah platform pembelajaran berbasis game seperti Quizizz. Platform ini menyediakan serangkaian kuis dan pelajaran interaktif yang dapat digunakan sebagai sesi langsung atau dibagikan melalui Google Classroom untuk kegiatan yang berpusat pada peserta didik.
Platform pembelajaran digital dapat membantu peserta didik beralih dari konsumen ke pencipta. Pendidik dapat menemukan template untuk membuat infografis, presentasi multimedia, dan pembelajaran interaktif. Seperti platform Genially, disini pelajar dapat merancang presentasi, mempresentasikan ide hebat, membuat resume atau menceritakan kisah, dan menambahkan audio/video. Untuk pendidik yang menggunakan Google Classroom, tersedia add-on untuk Genially, yang berarti peserta didik tidak perlu masuk secara terpisah ke akun mereka, sehingga menghemat waktu dan mempermudah berbagi konten.
Microsoft Teams:
Untuk sekolah yang menggunakan Microsoft Teams, tersedia alat untuk membantu meningkatkan pembelajaran peserta didik dan mendorong kreativitas, mendorong kolaborasi, serta membantu membangun keterampilan sosial dan emosional. Di ruang Teams, peserta didik dapat mempelajari keterampilan kolaborasi dan komunikasi menggunakan alat seperti Wakelet. Wakelet adalah pilihan tepat untuk mengatur materi kelas atau bagi peserta didik untuk bekerja sama, membuat portofolio digital, atau membuat koleksi sendiri untuk mengumpulkan pelajaran, berita/artikel, dan sumber daya lain dari penelitian mereka.
Untuk lebih banyak cara menilai dan melibatkan peserta didik dalam pembelajaran, menambahkan Quizlet, Kahoot, dan Nearpod ke Ruang Teams menawarkan pembelajaran yang lebih dipersonalisasi bagi peserta didik. Dengan integrasi Microsoft Teams, pendidik dapat memberikan akses ke berbagai aplikasi untuk membantu peserta didik mengembangkan keterampilan mereka tanpa membuang waktu.
Schoology:
Schoology menawarkan Single Sign On (SSO), yang memungkinkan peserta didik masuk ke beberapa aplikasi dan situs web dengan satu akun, menyederhanakan proses, dan menghemat waktu yang berharga. Ini juga lebih baik untuk keamanan karena menghilangkan kebutuhan untuk menggunakan banyak kata sandi. Di kelas, kami menggunakan berbagai aplikasi yang semuanya tersedia di Schoology, yang cocok untuk interoperabilitas dan memungkinkan peserta didik dengan mudah menavigasi di antara alat yang berbeda tanpa mengganggu waktu mengajar. Misalnya, peserta didik saya dapat dengan mudah mengakses pelajaran Edpuzzle tanpa harus khawatir tentang akun atau mengingat kata sandi. Schoology juga menyediakan akses ke materi kelas di ruang yang mudah dinavigasi.
Canvas (https://www.Canvas.net):
Canvas adalah platform canggih yang menyediakan banyak alat bagi pendidik untuk menyempurnakan pembelajaran yang berlangsung di dalam dan di luar kelas. Ada lebih dari 500 mitra di Canvas, termasuk Quizlet, Nearpod, Flip, dan Formative. Mereka adalah aplikasi yang fleksibel, yang berarti bahwa pendidik dapat memilih dari sejumlah dan memiliki kemungkinan tak terbatas untuk memberikan instruksi untuk memberikan pembelajaran yang dipersonalisasi dan bermanfaat bagi peserta didik di semua kelas.
Selain menggunakan alat pembelajaran berbasis game dan pelajaran interaktif, pendidik dapat memanfaatkan fitur di platform seperti Canvas, seperti meminta peserta didik merekam umpan balik menggunakan kamera. Ada alat untuk melibatkan peserta didik dalam diskusi menggunakan aplikasi seperti Flip atau Padlet. Peserta didik juga dapat berkreasi dengan alat seperti Book Creator, yang menyertakan fitur seperti teks dan subtitel dalam lebih dari 120 bahasa, serta pembaca layar lanjutan. Ada juga alat yang membuat pelajaran menjadi lebih interaktif dan menarik, seperti Pear Deck, Edpuzzle, dan Nearpod.
Kita masih dapat memberi peserta didik berbagai pilihan pembelajaran untuk membagikan apa yang telah mereka pelajari sambil menyederhanakan alur kerja. Saat kita melakukan ini, kita mengurangi tingkat frustrasi saat terlalu banyak pilihan. Manfaatkan ruang dan integrasi ini untuk memberikan dan melakukan lebih banyak hal dengan lebih sedikit pilihan.





