SIMULASI PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI MASA PANDEMI COVID 19 SMK NEGERI 1 KALIBAWANG

Oleh : Widarti, Guru FISIKA di SMK Negeri 1 Kalibawang
Terletak di Jalan Raya Kalibawang kilometer 1 Desa Karangsambung Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo , Jawa Tengah, SMK Negeri 1 Kalibawang terdiri dari 3 kompetensi keahlian yaitu Teknik Komputer dan Jaringan, Akuntansi keuangan dan Lembaga serta Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, siap melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka di masa pandemic Covid-19.
Dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka di era pandemic covid-19, SMK Negeri 1 Kalibawang telah melakukan berbagi persiapan, diantaranya melakukan koordinasi dengan tim yang melibatkan satgas Covid-19 tingkat sekolah, kurikulum, sarpras, humas dan kesiswaan. Berkoordinasi dengan pengawas SMK Kabupaten Wonosobo , Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa tenfgah Wilayah IX dan gugus tugas muspika di kecamatan Kalibawang.
SMK Negeri 1 Kalibawang telah melakukan berbagai upaya untuik memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sesuai dengan protocol Kesehatan. Yaitu dengan penyediaan perlengkapan seperti thermometer suhu badan, handsanitizer, himbauan tentang protocol Kesehatan dan sebagainya yang dipasang di berbagai sudut sekolah sebagai upaya kampanye pencegahan penyebaran virus Covid-19. Selain itu, pihak sekolah juga sudah menyediakan masker dan faceshield dan penyemprotan cairan desinfektan oleh petugas kebersihan sekolah di ruang kelas KBM, tempat umum seperti perpustakaan, ruang guru dan ruangan/gedung sekolah lainnya.
Berdasarkan SOP yang sesuai dengan protocol Kesehatan, pendidik dan tenaga kependidikan di SMK Negeri 1 Kalibawang datang ke sekolah lebih awal dengan mengenakan masker dari rumah dan mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir di tempat yang telah disediakan. Mengeeringkan dengan tissue kemudian membuangnya pada tempat sampah yang telah disediakan, mengukur suhu tubuh dan mengisi daftar hadir dengan alat tulis pribadi kemudian mengunakan handsanitizer.
Untuk peserta didik, ke sekolah mengenakan seragam dengan lengkap dan memakai masker dari rumah kemudian menuju sekolah dengan berjalan kaki, menggunkan kendaraan pribadi dan tidak menggunakan kendaraan umum. Setelah itu, peserta didik memasuki lingkungan sekolah melalui jalur kehadiran secara bergiliran dan teratur, berjarak 1 meter dan akan disambut oleh petugas sekolah yang telah siap sedia di halaman sekolah yang akan mengatur protocol Kesehatan yang harus dilaksanakan oleh setiap peserta didik yang memasuki lingkungan sekolah sekaligus mengatur tempat parkir kendaraan.
Sebelum memasuki gedung sekolah setiap peserta didik diwajibkan melakukan pengukuran suhu badan oleh petugas, setelah itu peserta didik akan diarahkan untuk mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir sesai dengan standar Kesehatan yang benar. Peserta didik wajib melaporkan suhu badan kepada petugas yang telah bersiap di depan kelas masing-masing untuk diisikan pada daftar hadir peserta didik . umtuk memasuki ruang kelas, peserta didik harus mengenakan faceshield dipandu oleh petugas sesuai dengan alur masuk.
Ruang kelas diatur sedemikian rupa dengan jumlah peserta didik 12-13 anak dengan penataan meja berjarak 1,5 meter dengan kondisi kelas yang bersih, sirkulasi udara yang lancar dan nyaman untuk belajar.
Selama proses pembelajaran peserta didik dihimbau untuk sesering mungkin menggunakan HS, tidak diperkenankan saling meminnjam alat tulis. Apabila ada salah satu peserta didik yang hendak ke kamar mandi, peserta didik meminta izin kepada guru yang ada di kelas kemudian akan diantar dan dipantau oleh petugas.
Ketika pergantian pelajaran, petugas di depan kelas memastikan suasana kelas tetap kondusif sampai bapak/ibu guru di jam pelajaran berikutnya siap memasuki ruang kelas. Setiap hari, peserta didik mengikuti pembelajaran selama 2 jam pelajaran dengan durasi 60 menit tanpa jeda istirahat. Apabila selama pembelajaran berlangsung ada peserta didik yang merasa tidak enak badan/sakit maka p[eserta didik harus segera melapor untuk segera melakukan pengukuran suhu Badan dan diantar menuju UKS untuk beristirahat serta dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisinya.
Ketika memasuki waktu sholat peserta didik antri megambil air wudhu dengan tertib dan mengambil jarak 1 meter dengan jam,aah sholat yang lain dan tetap mematuhi protocol Kesehatan.
Apabila seluruh kegiatan di sekoloah telah selesai, peserta didik meninggalkan ruang kelas dengan tertib, secara bergiliran berjarak aman dan meninggalkan sekolah melewati jaur kepulangan yang berbeda dengan jalur kehadiran. Meninggalkan lingkungan sekolah dan langsung menuju ke rumah masing-masing. Sesampainya di rumah peserta didik melaporkan kepada pihak sekolah bahwa yang bersangkutan telah sampai di rumah, kemudian segera berganti pakaian yang bersih dan meletakkan di kamar mandi untuk segera dicuci.
Untuk video selengkapnya dapat diakses di https://www.youtube.com/watch?v=dDps-QaFzM4





